Selasa, 15 November 2011

Berobat Ke Sentul

Kemarin, sabtu 12 november 2011 saya dan teman-teman, ada novi, uswah, tati, bezie, barkah dan nana bareng-bareng pergi ke pengobatan alternatif di daerah Bogor. Tepatnya di daerah sentul, Ki Kayat Pasir Maung, desa jayanti. Kami semua tidak ada yang tahu rutenya hanya mengandalkan GPS saja. Tapi ternyata untuk di Indonesia ini mengandalkan GPS saja tidaklah cukup karena sinyalnya tidak selalu baik, apalagi kalo sudah terhalang gunung. Orang Indonesia rasanya kurang afdhol kalo cari alamat belum tanya ke orang. Setelah sempat nyasar karena hanya ngandelin GPS plus kai juga belum mahir membaca gps itu lalu kami pun tanya kepada penduduk sekitar. Akhirnya ternyata bertanya cukup membantu untuk menemukan alamat pengobatan alternatif tersebut. Sampe disana, saya yang sepanjang perjalanan sempat mual-mual karena eneg mungkin karena suasana siang hari itu yang cukup panas. Apalagi kami berangkat menjelang tengah hari, tamba panas rasanya. Mana salah satu pantangan saya ada berada di panas matahari siang, wah jadi deh dah lemes karena beberes rumah di tamba lemes karena kena sinar matahari siang. walaupun berada dalam mobil, tetep berasa banget panasnya. Dan ternyata sepanjag perjalanan ke sana bayak bukit yang pohonnya sudah terganti dengan beton tambah panas deh...
Ternyaa pengobatannya dilaukan secara massal, tidak secara personal. Tapi giliran pasien lai-laki da perempuan dipisah. Setelah pasien pria selesai diobati masuklah pasien wanita secara bergerombol ke dalam kamar tempat sag tabib mengobati. Uniknya lagi didiagnosa penyakitnya dengan hanya menekankan jempol tangannya yang telah dibacakan doa ke pusar perut si pasien, dari situ sang tabib telah dapat mengetahui penyakit yang diderita si pasien.
Selesai diobati kami keluar da menunggu jamu yang sedag di racik. Satu persatu sang tabib memanggil pasien sabil memberikan jamu untuk pasien sang tabibpun memberikan kertas yang merupakan pantangan makan bagi si pasien. Karena aku memiliki benjolan di tubuhku yang disebabkan karena pembengkakakn kelanjar maka au di beri obat oles... mmm aku berharap pengobatan kai ini manjur.. Dan aku berfikir dalam hati hebat juga daya ingat neh taib, tanpa harus menulis bisa hapal obat dan pantangan untuk setiap pasiennya...
Sambil berobat sabil jalan-jalan, merilekskan fikiran yang mulai dipenuhi oleh kotoran polusi dan kotoran fikiran... Semoga tak haya sakit fisik yang sembuh tapi juga sakit batin yang tanpa kami sadari ada..

1 komentar: