Jumat, 02 Desember 2011

Anak-anak TPA

Akhir-akhir ini anak-anak TPA yang ku ajar tidak ada yang masuk kelas siang. Mereka semua menumpuk di satu kelas. Kelas ba'da magrib, katanya mereka senang mengaji dengan bergerombol. Tapi aku sebagai guru tidak terlalu suka dengan keinginan mereka yang satu itu. Karena aku jadi tidak bisa mengawasi mereka secara lebih seksama. Waktu mengaji ba'da magrib paling lama hanya 1 jam 15 menit. Dengan aku harus selalu mengevaluasi setiap individu secara seksama di akhir pertemuan.
TPA Nurul Marjan tempat kami mengaji tidaklah besar. Batas maksimal ideal anak dalam kelas sebetulnya hanya 14 orang saja. Nah, bisa kebayang kan kalo yang datang itu 23 orang ??? bayangkan juga, anak-anak jaman sekarang badannya sudah besar-besar, 14 orang saja rasanya suda penuh. Apalagi jika sebelum pengajian di mulai mereka sempat bersenda gurau, ruangan itu terasa panas, yang tak hilang hanya dengan kipas angin saja. Butuh semua orang di kelas tersebut menyedikitkan aktifitas sehingga panas dalam tubuhnya tidak keluar banyak. Menurut anak-anak seh mereka tidak merasakan panas yang aku rasakan, tapi aku sudah merasa sesak bernapas saat hal itu terjadi.
Minat mengaji anak-anak kini sedang tinggi, mudah-mudahan mereka mau berbagi menjadi 2 kelas kemabali, agar aku dapat memberikan perhaian yang seksama pada setiap anak. Dan anak-anakpun aka mendapatka ilmu yang maksimal karena tida terlalu bayak bergurau dengan temanya. Jika hanya satu kelas, sedangkan aku telah mengalokasikan waktuku untuk mengajar 2 kelas, rasanya sediiiiihhhh rasanya.....
Mudah-mudahan anak-anak paham dan orangtuanya mau mengerti.... amiiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar